Penyerahan Bingkisan Sembako untuk Mahasiswa yang Tidak Bisa Mudik di Masa Pandemi Covid 19

Tanggal 24 April 2020 UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melalui Satgas Covid-19 membagikan sembako bagi warga terdampak. Paket sembako sebanyak 365 buah ini dikumpulkan dari hasil sumbangan pegawai UINSA. Selain sembako, 25 buah masker juga diserahkan ke masing-masing perwakilan fakultas dan Pascasarjana.

Sekretaris Satgas Covid-19 UINSA, Dr. Moch. Choirul Arif, S.Ag., M.Fil.I., dalam pembukaan menjelang simbolis penyerahan sembako menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut menjadi satu dari beberapa rangkaian kegiatan Satgas Covid-19 UINSA. Sejak dibentuk medio Maret 2020 lalu, Satgas Covid-19 UINSA telah melakukan berbagai kegiatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Lingkungan UINSA.

Diantara kegiatan yang digagas Satgas Covid-19 UINSA adalah pembuatan tempat cuci tangan di 36 titik, pembuatan 1500 hand sanitizer bersama Fakultas Sains dan Teknologi (FST), sterilisasi lingkungan kampus serta penyemprotan desinfektan kerjasama dengan Pemkot Surabaya dan Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK), serta pengadaan 600 Alat Perlindungan Diri (APD) untuk tenaga medis yang nantinya akan diserahkan pada Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Timur.

“Sebagai informasi, dana yang terkumpul dari sumbangan ASN UINSA yang dipotong dari gaji ASN ini total sebanyak Rp.258.619.000,- Dari dana ini sebanyak Rp.125juta diserahkan ke Kemenag untuk penanganan Covid-19. Sisanya kita alokasikan untuk pengadaan sembako dan APD,” terang Dr. Choirul Arif.

Selanjutnya dijelaskan Dr. Choirul Arif, bahwa 365 paket sembako akan dibagikan bagi 288 mahasiswa, 50 pegawai, juga 27 tenaga security. “Mudah-mudahan apa yang diberikan UINSA ini memberikan semacam semangat bagi saudara-saudara kita yang tengah kesulitan,” ujar Dr. Choirul Arif dalam sambutan.

Sementara itu, Rektor UINSA, Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag., MA., Ph.D., dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan syukur dapat berkumpul untuk menyerahkan bantuan. Hal itu, menurut Rektor, menjadi salah satu bentuk kepedulian UINSA terhadap saudara dan kerabat, khususnya mahasiswa yang terdampak pandemik Covid-19. “Bantuan ini upaya jejaring sosial temporer. Sifatnya tidak jangka panjang. Namun sekecil apapun, mohon diterima dengan tangan terbuka serta lapang dada. Ini murni bentuk kepedulian dari swadaya seluruh ASN dan pegawai di UINSA,” jelas Prof. Masdar. Hadir pada penyerahan bingkisan tersebut mewakili Fakultas Saintek, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Yusuf Amrozi, M.MT