Kunjungan MIPA 1 SMA Bumi Sholawat ke FST UINSA

FST News, Senin (26/08/2019); Kunjungan Perdana Semester Gasal diawali kehadiran rombongan dari SMA Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo, Senin, 26 Agustus 2019. Kunjungan 30 siswi putri MIPA 1 ini diterima langsung di Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

Disambut langsung Plt. Dekan FST, Dr. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag., rombongan SMA Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo secara khusus mendapat paparan tentang UINSA di Ruang Meeting Dekanat FST. Hadir dalam kunjungan ini, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaa, Alumni, dan Kerjasama FST, Yusuf Amrozi, M.MT., Plt. Kabag Akademik Pusat, Nanang Kholidin, S.Ag, M.Pd.I., Kabag Kerjasama, Kelembagaan, dan Humas, Emy Tyartiani, SE, MM., serta Kajur-Kalab di Lingkungan FST.

Dr. Evi dalam sambutan selamat datang menyampaikan rasa bahagia dapat menyambut rombongan SMA Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo di FST UINSA. Pertemuan tersebut dinilai Dr. Evi, sebagai kesempatan silaturahmi  yang penuh berkah. “Diantara efek dari silaturahmi adalah panjang umur, rizki, serta jodoh. Dan semoga panjang jodohnya adalah bertemu UINSA,” ujar Dr. Evi.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Evi juga menjelaskan, bahwa pertemuan tersebut akan dikemas dengan sesi paparan dari Kabag Akademik, Kajur-Kalab di Lingkungan FST, dilanjutkan dengan site visit ke Laboratorium FST UINSA. Pengenalan singkat tentang UINSA tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kepada siswi SMA Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo tentang perkuliahan di UINSA. “Dalam hal arsitektur, kami mengembangkan apa yang kita sebut sebagai Arsitektur Islam Nusantara. Hal ini yang saya yakini tidak ada di kampus lain,” jelas Dr. Evi.

Lebih lanjut disampaikan Dr. Evi, kendati berbasis keilmuan eksakta, sistem pembelajaran di FST UINSA mengacu pada tujuan besar yang diajarkan para salafus salafi(para pendahulu, red). “Yakni mewujudkan cita-cita demi mencapai kejayaan Islam melalui ilmu pengetahuan,” tukas Dr. Evi.

Sementara itu, perwakilan SMA Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo, Harselly Awaliyah Priyani, S.Pd., menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan pihak UINSA khususnya FST. Sebagaimana disampaikan Dr. Evi, bahwasannya ada kesamaan visi-misi yang mendorong SMA Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo berkunjung ke FST UINSA. Yakni pengembangan ilmu pengetahuan dan agama. “Terima kasih untuk waktu dan kesempatan yang diberikan. Kami datang kesini, anak-anak kami ingin menimba ilmu bagaimana perkuliahan di UINSA,” ujar Harselly, S.Pd.

Sedangkan Plt. Kabag Akademik dalam paparannya menjelaskan tentang jumlah penerimaan mahasiswa baru (maba) di UINSA pada 2019 yang baru saja berakhir. Sebanyak 4.469 orang diterima sebagai maba UINSA dari total peminat sebanyak 54ribu orang. “Itu artinya jika ingin masuk UINSA satu orang banding seribu. Maka jika di satu kelas ada 100 orang, minimal yang memungkinkan bisa diterima di UINSA adalah peringkat 10 besar,” ujar Nanang, M.Pd.I.

Selain itu, Plt Kabag Akademik yang juga menjabat Kasubbag Informasi Akademik ini menjelaskan, bahwa persaingan masuk Perguruan tinggi memang cenderung meningkat setiap tahunnya. Maka, menurut Nanang, M.Pd.I., calon maba perlu memiliki strategi khusus untuk memilih prodi di perguruan tinggi yang diminati. “Selain prestasi akademik, anda juga harus membekali diri dengan prestasi non akademik. Di perguruan tinggi manapun, prestasi non akademik hampir selalu jadi pertimbangan penting,” terang Nanang, M.Pd.I.

Tak lupa, tertib administrasi juga menjadi hal yang ditekankan Plt. Kabag Akademik, agar tidak diabaikan. Mengingat berdasarkan pengalaman, beberapa sekolah mengalami kendala saat siswa/siswinya mendaftar ke Perguruan Tinggi dikarenakan salah dalam input data PDSS (Pusat Data Pangkalan Siswa Sekolah). “Kami di forum pimpinan selalu mengatakan, bahwa PTN itu bukan hanya mencari bibit yang pinter, tapi juga disiplin. Makna disiplin disini adalah yang tertib administrasi,” tukas Nanang Kholidin, M.Pd.I. (Nur-Chy/Humas)