Sambermoto; Ekspedisi Lembah Mahameru Temukan Hewan Langka

SaintekNews, Setelah melaksanakan penelitian pada Februari lalu, kelompok belajar Kutrik dan Varanus dari program studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel, kembali mengadakan diskusi Ilmiah (10/05/2015). Agenda tahunan kali ini dikemas dengan diskusi ilmiah dan Bukber (Buka Bersama), yang dilaksanakan di gedung Self Acces Center (SAC).

Acara tahunan yang sering dikenal dengan Sambermoto berlangsung cukup lama. Diskusi yang berlangsung pada pukul 14.00 sampai yang diakhiri dengan Bukber diisi dengan presentasi masing-masing tim tentang hasil penelitian ekspedisi Lembah Mahameru secara bergantian.

 Selain untuk memperingati agenda tahunan kelompok belajar Kutrik dan Varanus, Diskusi ilmiah ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian ekspedisi Lembah Mahameru. Juga, tidak luput untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota. “Kegiatan ini juga untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota kelompok belajar,” tutur ketua pelaksana Sambermoto, Meilinda Rodhiya Idrus.

Kutrik yang tak lain merupakan kelompok belajar yang berfokus pada entomologi (ilmu yang mempelajari tentang serangga), adapun Varanus berfokus pada herpetology (merupakan cabang dari ilmu zoologi yang mempelajari kehidupan reptilia). Varanus menyampaikan dalam presentasinya tentang hewan langka, yang ditemukan waktu penelitian dari Famili Colubridae yang sempat hilang mulai tahun 1945. Kembali ditemukan di Malang pada tahun 2000, hewan ini biasa disebut ular tanah.

Walaupun tidak hanya Mahasiswa Biologi saja-salah satunya juga dihadiri Mahasiswa Sistem Informasi- Meilinda tetap menaruh harap ilmu yang telah disampaikan dalam acara tersebut dapat bermanfaat bagi peserta. (frd/rik - FST)